-
-
-
-
-
Chapter 416
Nathan Veyre
08:03,Apr 25,2026
Shi Hao, seorang pemuda, berhasil membalikkan keadaan melawan tokoh kuat yang mencoba merasukinya. Dia memperoleh berbagai teknik kultivasi, keterampilan bela diri, formasi, pengetahuan alkimia, dan seni jimat, menempatkannya di jalur legendaris.
Sekarang, setiap jenius dan tiran harus tunduk padanya.
Mereka yang menolak? Mereka akan dieliminasi!
-
Chapter 786
Jason Blade
08:03,Apr 25,2026
Tabib Abadi kembali ke masa mudanya. Dengan tubuh dipenuhi semangat gagah perkasa, pesonanya membuat para wanita terpesona, sementara tangan ajaibnya mampu menyembuhkan segala kelembutan dunia. Di jalan pengobatan, siapa yang sanggup menandingi dirinya?
Di kehidupan sebelumnya, ia tak berdaya melindungi orang-orang yang berharga baginya. Namun di kehidupan ini, ia bersumpah membuat seluruh dunia tunduk di bawah kakinya!
Ia dapat menghembuskan napas menjadi pedang, membunuh hanya dengan satu niat, mengguncang gunung dan sungai dengan tinjunya. Keperkasaannya tiada duanya. Yang hendak ia lawan, bukanlah manusia… melainkan langit itu sendiri!
-
-
-
-
-
-
Chapter 20
Nero Valtor
11:06,Apr 27,2026
Huang Xiaolong, awalnya adalah seorang pemuda yang dipandang dingin dan diremehkan dalam keluarganya, dianggap sebagai “sampah” dengan roh bela diri tingkat rendah. Namun, tidak ada yang tahu bahwa ia telah membangkitkan roh bela diri mutan berupa ular berkepala dua, yang mampu melahap energi spiritual langit dan bumi, membuat kecepatan kultivasinya jauh melampaui orang biasa!
Ini adalah kebangkitan seorang jenius, sekaligus pembalikan nasib seorang yang dianggap tak berguna!
Di dunia fantasi dengan hierarki yang ketat, bakat menentukan takdir, dan sumber daya menentukan kekuasaan. Orang tuanya ditindas, bakatnya disembunyikan, tetapi Huang Xiaolong yang tenang dan teguh tidak pernah menyerah pada nasib. Ia akan menggunakan kekuatannya untuk merobek prasangka, dan mengguncang seluruh keluarga dengan roh bela diri ular berkepala dua miliknya! Saat seorang pemuda yang diremehkan bangkit selangkah demi selangkah, siapa yang mampu menghentikan langkahnya?