-
Chapter 1155
Rafael Mardane
08:02,Apr 24,2026
Ricky Lin dikhianati oleh tunangannya, hartanya dirampas, matanya dicungkil, kemampuannya dihancurkan.
Keluarganya hancur, hidupnya porak-poranda, dan ia menanggung segala penghinaan.
Namun, takdir memberinya jalan lain.
Di ambang kematian, ia diterima sebagai murid terakhir Tabib Obat dan membangkitkan kekuatan langka: Mata Ganda Legendaris yang hanya muncul sekali dalam seribu tahun.
Ia kembali dengan kekuatan luar biasa, bersumpah untuk membalas dendam dan menapaki jalan tak terkalahkan.
Namun dalam upaya membalas dendam, Ricky Lin malah menemukan rahasia kelam yang disembunyikan oleh keluarga tunangannya.
Saksikan bagaimana naga yang terbangun ini mengguncang kota, membalikkan dunia fana, dan membuka jalan penuh darah dan kejayaan!
-
Chapter 62
Dante Kairo
08:04,Apr 27,2026
Seorang pemuda dari lapisan terbawah keluarga bernama Long Chen, terlahir dalam kehinaan dan selalu dipandang rendah, namun menyimpan hati yang tak rela hidup biasa. Ayahnya tewas secara misterius, meninggalkan sebuah liontin giok berbentuk naga, yang kemudian membangkitkan kekuatan misterius di dalam dantian Long Chen!
Giok naga itu mampu melahap energi sejati langit dan bumi, membantunya memecahkan belenggu dan berkultivasi melawan takdir. Namun, rahasia giok ini jauh lebih dalam dari yang terlihat—mengapa ia terhubung dengan garis keturunan Long Chen? Dan mengapa hal itu menarik perhatian para ahli kuat? Saat penindasan keluarga dan tekanan garis keturunan datang bertubi-tubi, Long Chen bersumpah untuk merobek belenggu takdir dan menapaki jalan kebangkitan melawan langit! Dengan giok naga di tangannya, masa depannya ditakdirkan takkan bisa dihentikan siapa pun!
-
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 250
Sebastian Quade
08:05,Sep 18,2025
Saya adalah seorang terapis pijat tunanetra, dan saya datang ke kota besar untuk bekerja dengan Bibi Wu dan Wang Xiru, tetapi mereka selalu mengira saya benar-benar buta, sering melakukan hal-hal memalukan di depan saya, bahkan membuat beberapa permintaan yang tidak pantas...
Yang satu, seorang wanita dewasa yang mempesona, yang lainnya, seorang wanita dingin dan angkuh, setiap malam saya tersiksa oleh mereka, tidak bisa tidur...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Chapter 101
Vincent Ambolie
08:07,Aug 08,2025
Enam puluh tahun yang lalu, seorang lelaki paruh baya membawa Qilin yang tampak seperti pesek dan bebek mandarin yang tampak persis seperti bebek, berjalan ke Kota Kekaisaran Dataran Tengah untuk pertama kalinya.
Tahun itu, pria paruh baya ini melintasi Mountains dan Seas Ridge, melewati Dataran Four Seasons dan berjalan ke Akademi Qingluan.
Enam puluh Tahun kemudian, Lin Xi duduk di atas kereta tua, mulai dari Desa Deerwood, ia melewati setengah Kekaisaran Yun Qin dan langsung ke utara, pergi ke Akademi Qingluan …
Ini adalah kisah yang melibatkan kehormatan Kekaisaran, kesetiaan dan pengkhianatan, melibatkan pemuda dan darah panas, melibatkan seorang pemuda dengan perspektif dunia yang berbeda, dan akademi budidaya yang kuat.
-
Chapter 50
Black Coff
08:04,Apr 27,2025
Tiga tahun lalu, Dravido Frenat dikurung di Gunung Tiyo oleh gurunya karena sifat haus darahnya.
Tiga tahun kemudian, dia turun gunung dengan membawa sembilan surat pernikahan, mencari asal-usulnya yang misterius, memburu sepuluh artefak legendaris, menggenggam kekuasaan dunia, dan menikmati keindahan di pelukan para dewi!
Dia adalah seorang ahli kultivasi, sekuat apa pun lawan, satu tebasan pedangnya cukup untuk membunuh!
Dia memiliki keahlian medis yang menentang surga, jika Raja Neraka menetapkan ajal di tengah malam, dia bisa memperpanjangnya hingga fajar!
-
-
Chapter 50
The Whitest Raven
08:02,Oct 30,2024
"Aku sudah berkali-kali menekankan bahwa atmosfer di dunia kultivasi memang sudah miring sejak awal, bukan karena aku. Katanya, sejarah ditulis oleh para pemenang, jadi kenapa aku masih difitnah meskipun aku menang?" kata Lu Yang, Sang Dewa Pedang, dalam sebuah wawancara dengan para wartawan, dengan penuh kemarahan.
Keesokan harinya.
"Aku sudah berkali-kali menekankan bahwa atmosfer di dunia kultivasi memang dimiringkan olehku. Sejarah ditulis oleh para pemenang, dan aku yang menang!" kata Lu Yang, Sang Dewa Pedang, dalam wawancara dengan wartawan, dengan penuh kemarahan. —— laporan dari "Cultivation Daily"
Lu Yang: "......"