Bab 13 Dunia Semut yang Kecil

by Leo 11:20,Aug 23,2021
"Dia...Dia bagaimana bisa menjadi Tuan Lin?"

"Bagaimana bisa menjadi penyelamat Blood Rose?"

Pada saat ini, Irene Wen merasa pandangannya terhadap dunia benar-benar terbalik.

Sebelumnya, sikapnya terhadap Steve Lin penuh dengan rasa jijik.

Bahkan, dia juga berpikir kalau pria paling tidak berguna dan sampah di dunia ini adalah Steve Lin.

Dan sekarang!

Orang yang mengeluarkan Kartu Skeleton King ternyata Steve Lin!

Orang yang menaklukkan 2 tuan muda besar itu juga Steve Lin!

Bahkan sekarang, penyelamat Blood Rose itu juga Steve Lin!

Ini sangat sulit dipercaya!

Wajah Irene Wen sepucat kertas, seluruh tubuhnya seperti kehilangan kekuatan, dan langsung jatuh ke tanah.

Kedua matanya menatap wajah lembut Steve Lin dan ada rasa aneh dan misteri yang tidak dia kenali.

Bukan hanya Irene Wen!

Pada saat ini, Henny Bai yang melihat sekelompok pria berjas membungkuk kepada Steve Lin, dia juga terkejut sampai menutupi mulut kecilnya.

Dia tiba-tiba menyadari!

Suaminya ini tampaknya 1.000 kali bahkan 10.000 ribu kali lebih misterius dari yang dia kira!

"Steve Lin, sebenarnya berapa banyak rahasia yang masih kamu miliki yang aku tidak tahu!"

Sudut mulut Henny Bai dari terkejut berubah menjadi pahit. Melihat mata indah Steve Lin disana ada sentuhan kerumitan.

Dia saat ini baru menyadari kepahitannya!

Ternyata dia sama sekali tidak mengerti Steve Lin!

Dan saat ini.

Steve Lin seperti menutup mata terhadap keterkejutan semua orang.

Sampai saat ini, dia perlahan beranjak dari sofa dan berdiri.

Hah! Hah! Hah!

Pada saat Steve Lin berdiri, semua orang melihat belasan pria berjas yang dipimpin oleh Bos Tiger langsung membungkuk lagi, dan bahkan bungkukan tubuh mereka menjadi lebih rendah.

Begitu hormat!

Bahkan sedikit fanatisme!

Seperti Steve Lin adalah idola yang paling mereka puja.

Namun, Steve Lin bahkan tidak melihat Bos Tiger dan yang lainnya.

Dia mengalihkan pandangannya, menatap lurus ke arah Irene Wen, sedikit kesinisan muncul di sudut mulutnya:

"Kamu seharusnya beruntung! Kalau kamu bukan teman terbaik Henny Bai, maka nasib Gio Lin juga akan menjadi takdirmu!"

Beng!

Kalimatnya itu hampir membuat Irene Wen ketakutan dan ngompol.

Ketakutan dan kepanikan muncul di hatinya, terutama tatapan Steve Lin. Irene Wen hanya merasa orang itu menatapnya, seperti sedang melihat seekor semut.

Penuh penghinaan!

Dan sangat meremehkan!

"Henny Bai, ayo pergi!"

Steve Lin segera menoleh, tersenyum pada Henny Bai, lalu menarik Henny Bai yang masih terdiam dan berjalan perlahan keluar dari aula klub.

Dan di belakang keduanya!

2 anak muda busuk Hengky Xu dan Tyrex Zhang dengan hati-hati mengikuti mereka, seperti anjing peliharaan.

Melihat adegan ini!

Black Tiger dan yang lainnya semua kembali membungkuk menghadap punggung belakang Steve Lin:

"Dengan hormat mengantar kepergian Tuan Lin!!!"

"Dengan hormat mengantar kepergian Tuan Lin!!!"

"..."

Suara kagum dan penuh hormat bergema di aula.

Baru setelah Steve Lin dan yang lainnya menghilang sepenuhnya di pintu, Irene Wen menyadari semua orang Black Tiger dan semua teman kelasnya sudah pergi dari sana.

Di seluruh aula klub, hanya tersisa dia dan Gio Lin, seperti 2 anjing malang dan tidak ada yang memperdulikan mereka.

“Ir…Irene Wen, ke depannya kita akan bagaimana?” Gio Lin terbaring di lantai seperti anjing mati.

Ada kengerian dan keputusasaan di wajahnya.

Bagaimana?

Wajah cantik Irene Wen kelam, gelap dan begitu jelek.

Dia sekalipun bermimpi tidak pernah menyangka kalau dia akan menjadi lelucon, sementara Steve Lin, seorang sampah malah menjadi seorang idola.

"Bisa apalagi! Gio Lin, kalau kamu masih seorang pria, jatuhkan Steve Lin! Letakkan dia di bawah kakimu!"

"Kamu jangan lupa! Dia sendiri yang mengakui kalau dia mencuri Kartu Skeleton King! Meskipun Blood Rose, karena Steve Lin sudah menyelamatkannya jadi membantunya menutupinya! Tetapi jika masalah ini, sampai di manajemen senior Grup Shengshi, kamu pikir akhirnya akan seperti apa?"

Jejak kekejaman muncul di mata Irene Wen.

Tapi apa yang dia katakan seperti inisiasi untuk Gio Lin!

Betul sekali!

Pemilik Kartu Skeleton King pasti seorang gangster teratas dari Grup Shengshi!

Di depan bos seperti itu.

Baik Blood Rose maupun 2 tuan muda busuk itu pasti juga tidak akan berkutik.

Apalagi!

Steve Lin sendiri yang mengakui kalau kartu itu dia yang curi.

Jadi begitu kejadian ini terungkap, bahkan Blood Rosepun tidak bisa menyembunyikannya.

Memikirkan hal ini, merasakan sakit parah dari anggota badannya yang patah, mata Gio Lin bersinar dengan kegilaan seperti binatang buas:

"Irene Wen, kamu benar! Tenang saja, aku, Gio Lin bersumpah kalau aku akan melaporkan masalah ini ke tingkat tertinggi Grup Shengshi!"

"Steve Lin, harus mati!"

Suara-suara gila bergema di aula klub yang kosong!

Namun, keduanya tidak tahu!

Percakapan mereka terdengar di lantai 3 Klub Shengshi dan tanpa melewatkan sepatah kata pun, masuk ke telinga 2 bayangan gelap.

Kedua bayangan ini adalah Blood Rose, yang perlahan mencicipi anggurnya, dan Black Tiger yang menjaganya di belakangnya.

Ketika mereka mendengar keduanya mengutuk Steve Lin, di mata Black Tiger muncul tatapan ingin membunuh:

"Kakak, mau tidak aku selesaikan 2 orang ini?"

Bagi Black Tiger!

Membunuh Gio Lin dan Irene Wen itu semudah menginjak-injak 2 kutu busuk.

Hanya!

"Membunuh?"

Blood Rose menggelengkan kepalanya dengan ringan, lengkungan lucu muncul di sudut mulutnya:

"Tiger ya, bos tidak akan peduli dengan 2 serangga kecil yang tidak penting seperti itu!"

"Dan juga, mereka mengatakan masalah bos ke grup senior, lalu apa yang akan terjadi?"

Um?

Black Tiger sedikit terkejut, lalu dia seperti mengerti sesuatu, dan tiba-tiba tersenyum:

"Kakak, aku mengerti! Untuk semut seperti ini, semakin tinggi mereka memanjat, maka semakin besar juga rasa putus asa mereka!"

"Karena mereka selamanya tidak akan pernah tahu betapa menakutkannya bos itu!"

Semut mengira mereka telah melihat seluruh dunia!

Tapi tidak tahu, kalau itu hanya skala kecil!

Ya hanya seperti itu!

Blood Rose menggoyangkan anggur merah di gelas dengan lembut, lalu meminumnya sampai habis.

Wajahnya yang cantik semakin terlihat glamor:

"Kengerian bos tidak dapat diprediksi! Biarkan mereka, dalam keadaan putus asa lalu mati perlahan!"

...

Pada waktu bersamaan!

Di pintu klub!

Hengky Xu dan Tyrex Zhang 2 tuan muda busuk membawa sekelompok adik dan bawahan membungkuk dan memberi hormat pada mobil Mercedes-Benz yang perlahan melaju pergi.

Sampai Mercedes-Benz Steve Lin berangsur-angsur pergi, mereka berdua baru perlahan-lahan menegakkan tubuh mereka.

"Kak Hengky! Orang macam apa Tuan Lin ini! Aku benar-benar tidak menyangka bukan hanya ayah kita yang takut akannya, bahkan seorang Blood Rose juga pernah diselamatkan olehnya!"

Wajah Tyrex Zhang saat ini masih penuh dengan kejutan.

Ini adalah pertama kalinya dia melihat Bos Tiger akan memperlakukan seseorang dengan hormat.

Terutama pada orang ini!

Yang sebelumnya terkenal sebagai menantu sampah tidak berguna.

Mendengar ini!

Hengky Xu juga tak habis pikir dan merasa semua ini seperti mimpi:

"Tidak peduli apa status Tuan Lin, eksistensinya tidak bisa kita provokasi!"

Setelah mengatakan itu!

Hengky Xu menoleh, menatap banyak adik dan bawahan di belakangnya, lalu berteriak dengan wajah yang kasar:

“Kalian semua ingat ya! Kalau ada siapapun yang berani memprovokasi Tuan Lin, maka aku pasti akan membuat hidup mereka tak mampu, dan matipun tak segan!”

Unduh App untuk lanjut membaca

Daftar Isi

1582